Ilustrasi daftar periksa sebelum membuat website

Checklist Sebelum Membuat Website: 10 Hal yang Perlu Disiapkan

Oleh Pandu Aji

Hal yang paling menentukan cepat atau lambatnya website selesai bukanlah kemampuan vendor, melainkan kelengkapan bahan dari pemilik usaha. Di Berdikari Studio, website bisa selesai kurang dari 10 hari sejak pembayaran kalau semua bahan sudah lengkap. Kalau bahannya dikirim sedikit demi sedikit, website yang sama bisa molor berminggu-minggu.

Berikut 10 hal yang perlu Anda siapkan. Tidak harus sempurna. Yang penting ada, karena bahan yang belum sempurna bisa diperbaiki, sedangkan bahan yang tidak ada membuat pekerjaan berhenti.

1. Tujuan website dalam satu kalimat

Tulis apa yang Anda harapkan terjadi setelah orang membuka website. Contoh:

Orang di Blitar yang mencari katering pernikahan bisa melihat menu dan harga, lalu menghubungi kami lewat WhatsApp.

Kalimat ini menentukan halaman apa saja yang dibutuhkan dan tombol apa yang paling menonjol. Website tanpa tujuan biasanya berakhir menjadi brosur yang tidak pernah dibuka.

2. Nama domain

Pilih nama yang pendek, mudah diucapkan, dan mudah diketik. Siapkan dua atau tiga alternatif, karena pilihan pertama sering sudah dipakai orang lain. Sebisa mungkin hindari tanda hubung dan angka.

Ekstensi .com dan .id bisa didaftarkan siapa saja. Ekstensi .co.id butuh dokumen legalitas usaha seperti NIB atau akta.

3. Profil usaha singkat

Tiga sampai lima paragraf sudah cukup. Jawab pertanyaan ini:

  • Kapan usaha berdiri, dan di mana?
  • Siapa pemilik atau orang di balik usaha ini?
  • Apa yang Anda kerjakan, dan untuk siapa?
  • Apa yang membuat Anda berbeda dari pesaing?

4. Daftar produk atau layanan, lengkap dengan harga

Pengunjung yang tidak menemukan harga sering pergi tanpa bertanya. Kalau harga bergantung pada kebutuhan, tulis harga awalnya, misalnya “mulai dari Rp150.000”, lalu jelaskan apa yang membuat harga naik.

Untuk setiap layanan, siapkan nama, penjelasan singkat, harga atau kisaran harga, dan cara memesan.

5. Foto asli

Foto tempat usaha, tim, produk, dan proses kerja. Foto dari HP yang terang dan bersih lebih dipercaya daripada foto stok yang terlihat terlalu rapi.

Jangan mengambil foto dari Google atau dari website orang lain. Selain berisiko melanggar hak cipta, foto pinjaman membuat usaha Anda terlihat tidak nyata.

6. Logo dan warna

Kirim file logo dengan kualitas terbaik yang Anda punya: PNG dengan latar transparan, SVG, atau file asli dari desainer. Logo hasil tangkapan layar dari Instagram biasanya pecah saat dipasang di website.

Kalau usaha Anda sudah punya warna khas, sebutkan kodenya. Kalau belum, warna logo bisa menjadi titik awal.

7. Kontak lengkap

  • Nomor WhatsApp yang aktif dan dijawab.
  • Alamat email.
  • Alamat lengkap, termasuk kecamatan dan kode pos.
  • Jam buka, termasuk hari libur.
  • Tautan lokasi di Google Maps.
  • Akun media sosial.

Pastikan semuanya sama persis dengan yang tercantum di Profil Bisnis Google dan Instagram. Data yang berbeda-beda membuat Google ragu, dan ini berpengaruh pada kemunculan usaha Anda di Google Maps. Penjelasannya ada di artikel Cara Agar Usaha di Blitar Muncul di Google Maps.

8. Bukti bahwa usaha Anda bisa dipercaya

  • Testimoni pelanggan, lengkap dengan nama dan izin untuk ditampilkan.
  • Logo klien atau instansi yang pernah bekerja sama.
  • Foto hasil kerja, misalnya sebelum dan sesudah.
  • Sertifikat, izin usaha, atau penghargaan.

Calon pelanggan lebih percaya pada apa yang dikatakan pelanggan lain daripada apa yang Anda katakan tentang diri sendiri.

9. Pertanyaan yang sering ditanyakan pelanggan

Buka chat WhatsApp Anda dan kumpulkan lima sampai sepuluh pertanyaan yang paling sering muncul. Misalnya: “Bisa kirim ke luar kota?”, “Minimal pesan berapa?”, “Bisa bayar di tempat?”.

Daftar ini menjadi bahan halaman FAQ. Pertanyaan yang sama juga sering diketik orang di Google dan ditanyakan ke ChatGPT, jadi jawaban yang jelas di website membantu usaha Anda ditemukan.

10. Contoh website yang Anda suka, dan siapa yang mengelola nanti

Kirim dua atau tiga contoh website yang Anda suka, beserta alasannya. “Suka warnanya” atau “suka karena harganya langsung terlihat” sudah sangat membantu. Kalau belum punya bayangan, lihat dulu website yang pernah kami buat.

Tentukan juga siapa yang akan mengurus website setelah jadi: Anda sendiri, karyawan, atau vendor. Jawaban ini memengaruhi seberapa sederhana panel admin perlu dibuat dan apakah Anda butuh pelatihan atau jasa maintenance.

Cara menulis teks website

Tulis seperti Anda sedang menjawab pelanggan di WhatsApp. Kalimatnya pendek, langsung ke inti, dan memakai bahasa sehari-hari.

Hindari kalimat seperti “Kami adalah perusahaan terdepan yang profesional dan terpercaya”. Hampir semua website menulis kalimat itu, sehingga tidak ada yang membacanya. Ganti dengan fakta, misalnya sejak kapan usaha berdiri, berapa pelanggan yang sudah dilayani, atau wilayah mana saja yang Anda jangkau. Pakai angka yang sebenarnya.

Kesalahan yang paling sering memperlambat

  • Menunggu semua foto sempurna. Mulai dengan foto yang ada. Foto bisa diganti kapan saja.
  • Mengubah konsep di tengah jalan. Kalau ingin mengubah arah, lakukan sebelum desain disetujui.
  • Keputusan menunggu banyak orang. Tunjuk satu orang yang berwenang memberi persetujuan.
  • Lupa akses domain lama. Kalau Anda sudah punya domain, cari tahu dulu di mana domain itu didaftarkan dan siapa yang memegang akses akunnya.

Cara mengirim bahan

Cara paling mudah adalah satu folder Google Drive dengan isi seperti ini:

Nama Usaha - Bahan Website/
├── 01 Logo/
├── 02 Foto/
├── 03 Teks.docx        (profil, layanan, harga, FAQ, kontak)
├── 04 Testimoni/
└── 05 Dokumen/         (NIB, sertifikat, jika perlu)

Semua teks dalam satu dokumen lebih mudah diperiksa daripada puluhan pesan WhatsApp yang tersebar.

Belum lengkap? Tidak apa-apa

Anda tetap bisa berkonsultasi walaupun bahannya belum siap. Dalam konsultasi gratis, kami bantu menyusun daftar halaman, pertanyaan yang perlu dijawab, dan perkiraan biaya. Rincian biayanya bisa Anda baca dulu di artikel Berapa Biaya Pembuatan Website?.

Siap memulai? Lihat paket pembuatan website atau hubungi Berdikari Studio.